BILANAGN RASIONAL DAN
IRASIONAL
A. Bilangan
Rasional
Bilangan rasional Q = semua bilangan yang dapat ditulis dalam bentuk
dengan 
Jadi bilangan rasional Q terdiri atas : bulat positif B+,
bulat negatif B-, pecahan positif, paecahan negative dan nol
Bilangan rasional terdiri atas :
1. Bilangan bulat, misalnya: -4, -3, -2,
-1, 0, 1, 2, …
2.
Bilangan
pecahan, misalnya
Bilangan rasional dapat dinyatakan dalam bentuk desimal terbatas,
atau dalam bentuk desimal berulang terbatas.
Contoh :
1. 0,5 =
4.
= 0,33333…
2.
= 0,75 5.
= 0,727272…
3.
= 2,5 6.
= 0,212121…
Cara mengubah bentuk desimal berulang ke bentuk pecahan biasa !
Contoh :
a. 0,323232… atau 0,32
Misal : x =
0,323232…
100x = 32,323232…

x = 0,323232…
99x
= 32
x =
Jadi
0,323232… = 
b. 2,6666… atau 2,6
Missal : x =
2,6666…
10x = 26,6666..
x =
2,6666..
9x = 24
B. Bilangan
Irasional
Bahwa bilangan irrasional adalah
bilangan yang tidak dapat dinyatakan sebagai bentuk
dengan a dan b bilangan bulat, b ¹ 0
Pada umumnya bilangan
bentuk akar merupakan bilangan irasional, akan tetapi perlu diketahui bahwa
tidak semua bilangan
yang menggunakan tanda akar pasti
bentuk akar. Bentuk akar adalah akar suatu bilangan yang hasilnya bukan
bilangan rasional.
Contoh bilangan irasional :
,
,
, p, log 2,
log 3.
Perhatikan contoh di bawah ini !
Contoh :
1)
= bentuk akar
2)
= 3 (rasional) jadi bukan bentuk akar
3)
= bentuk akar
4)
= 10 ( rasional) jadi bukan bentuk akar
5)
3
= bentuk akar
6)
= 3 (rasional) jadi bukan bentuk akar.
Menyederhanakan
Bentuk Akar
Bilangan bentuk akar disebut sederhana jika :
1.
Indeks (
pangkat akar) tidak dapat diperkecil
2.
Tidak ada
factor dari radikan (bilangan di bawah tanda akar) yang berpangkat sama besar
dengan atau lebih dari indeks.
Jika salah satu atau kedua – duanya tak memenuhi , maka
bilangan bentuk akar itu dapat disederhanakan. Dapat juga dengan cara lain
yaitu dengan memfaktorkan bilangan di bawah tanda akar menjadi dua bilangan
bulat, dengan salah satu bilangan berupa bilangan kuadrat murni.
Contoh :
Sederhanakan
bentuk akar di bawah ini.
Jawab :
a.
= 
b.
= 
c.
= 
d.
= 
e.
= 
Operasi Bilangan Pada Bentuk Akar
1.
Penjumlahan
dan Pengurangan Bentuk Akar
Bentuk akar dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika bentuk akarnya
sejenis.
Contoh :
a.
d.

b.
e. 
c. 
Jawab :
a.

b. 
c. 
d. 
e.

2.
Perkalian
Bentuk Akar Dengan Bentuk Akar
·

·

·

Contoh :
Selesaikanlah dan sederhanakanlah.
a.

b.

Jawab :
a.

b.
= (2 x 4) x 
= 8 x 
= 8 
Merasionalkan Penyebut
Dengan menggunakan bentuk akar yang hasil kalinya rasional
Yaitu : 1.
2. 
pecahan yang penyebutnya bentuk akar dapat dirasionalkan dengan cara
sebagai berikut:
1. 
2. 
3. 
Contoh :
Rasionalkan penyebut dari
Jawab
a. 
b.
= 
= 
= 
= 
c.
= 
=
= 17 - 12
d.
= 
= 
= 
C.
BILANGAN BERPANGKAT RASIONAL
Sebelum ini telah dikenalkan
perpangkatan bilangan real dengan bilangan bulat. Pertanyaan selanjutnya adalah
“apakah diperbolehkan bilangan real berpangkat dengan rasional ?”. Pada subbab
ini akan dibahas bilangan real dipangkatkan dengan bilangan rasional.
DEFINISI
Akar pangkat tiga dari suatu
bilangan a adalah bilangan b yang apabila dipangkatkan 3 menjadi
bilangan a, ditulis dengan :
jika 
Untuk lebih
jelasnya, kita lihat contoh numerik berikut ini.
1)
karena 23 =
8.
2)
karena 53 = 125.
3)
karena (-3)3 = -27.
4)
karena 103 = 1000.
5)
karena (-10)3 = -1000.
DEFINISI
Akar pangkat n dari suatu bilangan a adalah bilangan b yang
apabila dipangkatkan n menjadi bilangan a, ditulis dengan :
jika 
Jika n
genap, maka nilai a harus non negatif.
Dalam
keadaan khusus:
2. Jika
n ganjil maka
, untuk sembarang
nilai a.
DEFINISI
Untuk n bilangan asli, arti
dari
adalah 
akan mempunyai nilai
apabila:
·
Untuk n
genap, nilai a harus positif.
·
Untuk n
ganjil.
Pangkat bilangan rasional secara
umum didefinisikan berikut ini.
Untuk bilangan bulat non negatif m dan
bilangan asli n, arti dari
adalah
atau